Monday, December 31, 2012

Dalam Perut Mamyto

Minggu pertama Juni 2012,
Ketika haid terlambat datang, didera perasaan tidak enak badan yang datang kapan saja dan bawaannya pingin makan tempe goreng melulu, saatnya tes kehamilan dengan test pack, hasilnya POSITIF!

18 Juni 2012,
Memeriksakan (kepastian) kehamilan ke Kyoto Baptist Hospital.  Karena baru pertamakali periksa, jadi suster memberikan questioner dengan pertanyaan antara lain:
  • kapan terakhir haid, 
  • riwayat kehamilan sebelumnya,
  • kapan pap smear terakhir
  • riwayat alergi, 
  • merokok atau tidak
  • minum alkohol atau tidak, dsb.  
Selanjutnya suster menerangkan prosedur pemakaian timbangan dan alat pengukur tekanan darah (semua serba digital), memberikan wadah tes urine, menunjukkan lokasi laboratorium, agar pada kunjungan berikutnya bisa dilakukan sendiri.  
Hasil pemeriksaan memang betul hamil, dokter lalu membuatkan surat bukti kehamilan.  Dokter mewanti-wanti agar surat ini dibawa ke syakusho (kantor kecamatan) untuk mendapatkan Maternal and Child Health Handbook, voucher pemeriksaan kehamilan, Child Health and Vaccination booklet, pregnancy badge, dan booklet mengenai kehamilan

14 Juli 2012
Usia kandungan 9 minggu. Kunjungan kali ini sudah lengkap membawa Maternal and Child Health Handbook (istilah Jepangnya boshitecho) dan voucher pemeriksaan kehamilan rutin.  Prosedur tetap sebelum duduk manis mengantri adalah menimbang berat badan dan mengukur tekanan darah.  Hasilnya ditulis di kertas, lalu diserahkan ke suster bersama dengan boshitecho dan voucher.  Suster akan merobek lembaran voucher sesuai dengan jenis pemeriksaan saat itu, menyerahkannya kembali ke saya lalu mempersilahkan untuk antri menunggu panggilan ke ruang dokter. 
Rupanya kali ini adalah jadwal untuk first trimester screening.  Pemeriksaannya meliputi:
  • Blood type 
  • Irregular Antibody
  • Cervical Cancer test 
  • Syphilis Serological test
  • HBs (hepatitis B virus) Antigen
  • HCV (hepatitis C) Antibody
  • HIV (human immunodeficiency virus) Antibody
  • Rubella virus Antibody
  • HTLV-1 (human T-cell leukemia virus Type 1) Antibody
  • Chlamydia Antigen
1 Agustus 2012
Berat badan 52,7 kg.  Tekanan darah 104/60.  Usia kandungan  12 minggu.  Hasil pemeriksaan USG menunjukkan panjang janin 56 mm, selebihnya semua baik-baik saja.

suasana ruang tunggu di bagian pemeriksaan ibu hamil

29 Agustus 2012
Berat badan 54,15 kg.  Tekanan darah 107/56.  Usia kandungan 16 minggu.  Berat bayi dalam perut  141 g, posisi kepala di atas.

26 September 2012
Berat badan 56, 45 kg.  Tekanan darah 105/53.  Usia kandungan 20 minggu.  Berat bayi dalam perut 365 g, kali ini posisi kepala di bawah

26 Oktober 2012
Berat badan 58,25 kg.  Tekanan darah 96/53.  Usia kandungan 24 minggu.  Berat bayi  dalam perut 875 g, posisinya masih sama dengan bulan lalu

16 November 2012
Berat badan 58,9 kg.  Tekanan darah102/50.  Usia kandungan 27 minggu.  Berat bayi dalam perut 1185g, posisinya masih sama dengan bulan lalu.  Kali ini waktunya 2nd Screening , hasil menunjukkan semuanya normal.  Jenis kelamin bayi sepertinya perempuan deh.

30 November 2012
Berat badan 58,7 kg.  tekanan darah 103/62.  Usia kandungan 29 minggu.  Berat bayi dalam perut 1620g. Posis bayi melintang.  Kali ini saya diberi iron tablets karena hasil laboratorium menunjukkan Hb darah 9,7

persiapan yang tak kalah pentingnya sebelum lahiran adalah potong rambut, biar fresh dan tidak ribet.  selama di Jepang ini pengalaman pertama Mamyto masuk salon, ongkosnya 1500 yen untuk shortcut, takai desu ne!*  (*mehong ya!)

14 Desember 2012
Berat badan 60,3 kg.  Tekanan darah 94/59.  Usia kehamilan 31 minggu.  Berat bayi dalam perut 1841g, posisi kepalanya kembali menghadap bawah.  Pesan dokter kali ini agar Mamyto mulai berdiet, perbanyak makan sayur dan buah karena beratnya sudah mencapai 60 kg (dokter menggaris bawahi angka 60 di buku pemeriksaan dengan tinta merah!)  Satu hal yang menjadi issue terbesar dalam riwayat kehamilan Mamyto adalah konstipasi (sulit BAB).  Dokter pun memberikan tablet untuk meringankan konstipasi.

28 Desember 2012
Berat  badan 61,3 kg.   Tekanan darah 112/52.  Usia kehamilan 33 minggu.  Berat bayi dalam perut 2263g, posisi kepala masih menghadap bawah.  Sesuai saran dokter, Mamyto sudah mengurangi konsumsi daging-dagingan, tapi berat badan malah bertambah sekilo. 

11 Januari 2013
Berat badan 61, 35 kg.  tekanan darah 105/45.  Usia kehamilan 35 minggu.  Berat bayi dalam perut 2612g, posisi kepala menghadap bawah.  Kali ini waktunya 3rd Screening, dengan fokus pemeriksaan kondisi bayi dalam perut.  Ketika alat deteksi pergerakan dan denyut jantung bayi dipasang, suster mengatakan si bayi dalam perut sedang tidur.  Ia meminta ijin untuk membangunkannya dengan cara menempelkan semacam alat getar di perut  Mamyto sekitar 2-3 detik, seketika bayi di dalam terasa mulai bergerak.  Tidak lama setelahnya terasa denyutan yang agak kuat (selama kehamilan saya pikir si bayi menendang-nendang) ternyata kata suster si bayi sedang cegukan.    Hasil pemeriksaan menunjukkan semua dalam keadaan normal.

25 Januari 2013
Berat badan 62 kg (dokter hanya bisa tersenyum mengetahui berat Mamyto bertambah lagi 2 kilo).  Tekanan darah 104/58.  Usia kehamilan 37 minggu.  Berat bayi dalam perut 2869g, posisi kepala menghadap ke bawah.  Karena persalinan sebelumnya dengan jalan operasi, saran dokter persalinan kali ini juga dengan metode yang sama.  Dokter memperkirakan due date nya sekitar akhir Januari, maka disepakatilah tanggal 31 untuk pelaksanaan operasi.  Tanggal 30 Mamyto sudah bisa menginap di rumah sakit.

Sharing Facts
  • Apato kami berada di daerah Ginkakuji area (berdasarkan peta bus) maka atas rekomendasi dari Kyoto City International Foundation, rumah sakit dengan pelayanan berbahasa Inggris terdekat adalah Kyoto Baptist Hospital.
  • Dokter kandungannya bernama Ken Yamaguchi.  Setelah ngobrol-ngobrol ternyata dia adalah bapak teman sekelas anak kami.
  • Selama check up rutin, akan menjalani pemeriksaan USG di perut dan transvaginal.  Tidak ada suplemen atau vitamin tambahan yang diberikan selama kehamilan.  Cukup disuruh mengkonsumsi makanan segar saja.  Susu untuk ibu hamil tidak disarankan (di apotik dan depato sepertinya jarang tersedia juga), minum susu sapi murni saja sudah cukup.
  • Setiap ckeck up kandungan, biaya yang dibayarkan ke rumah sakit paling murah 200 yen dan paling mahal 5000 yen (untuk pemeriksaan 1st-3rd Screening), paling sering bayar sekitar 1.500-2.000 yen setiap kali visit (minimal utnuk pemeriksaan urine dan USG).
  • Ada bagde khusus ibu hamil (berupa gantungan kunci) yang wajib dipakai bila bepergian keluar.  Gunanya agar ibu hamil mendapat priority service, misalnya lagi antri akan di dahulukan, lagi naik bis atau kereta bisa menempati priority seat atau orang-orang akan dengan sukarela memberikan kursinya.  Badge ini diperoleh satu paket dengan Maternal and Child Health Handbook.
  • Mumpung akan dioperasi sesar, Mamyto meminta dilakukan 'tubektomi' sekalian.  Dokter menyanggupi karena kami telah memiliki tiga anak (sebentar lagi empat).  Syarat tubektomi harus punya minimal 2 orang anak (tentunya didukung alasan kuat lainnya seperti faktor ekonomi dan kondisi psikologi orang tua). Biayanya sekitar 50.000 Yen, diluar biaya persalinan yang ditanggung oleh pemerintah. 

badge khusus ibu hamil yang saya gantung di tas
tulisannya: Onaka ni akachan ga imasu = di dalam perut ada bayi

No comments:

Post a Comment